Sunday, May 4, 2014

Independent Sample T Test




Referensi :
Singgih Santoso. SPSS Versi 10. Pengolah Statistik Para Profesional. Elex Media Komputindo.






Independent sample T test adalah uji T untuk dua sampel independen (bebas)
Kasus:
Seorang peneliti ingin mengetahui apakah ada perbedaan antara tinggi dan berat badan seorang pria dan seorang wanita. Untuk itu, 7 pria dan 7 wanita masing-masing diukur tinggi dan berat badannya.
Berikut data yang didapat :
No.
Tinggi
Berat
Gender
1
174.5
65.8
Pria
2
178.6
62.7
Pria
3
170.8
66.4
Pria
4
168.2
68.9
Pria
5
159.7
67.8
Pria
6
167.8
67.8
Pria
7
165.5
65.8
Pria
8
154.7
48.7
Wanita
9
152.7
45.7
Wanita
10
155.8
46.2
Wanita
11
154.8
43.8
Wanita
12
157.8
58.1
Wanita
13
156.7
54.7
Wanita
14
154.7
49.7
Wanita
Penyelesaian:
Kasus di atas terdiri atas dua sampel yang bebas satu dengan yang lain, yaitu sampel bergender pria tentu berbeda dengan sampel bergender wanita. Disini populasi diketahui berdistribusi normal, dan karena sampel sedikit, dipakai uji t untuk dua sampel.
1)  Input data
Sama seperti kemarin
2)  Pengolahan data
Langkah-langkah :
·     Buka menu Analyze > Compare Means > Independent Sample T Test…. sehingga tampak window berikut :



Pengisian:
·     Field data Test Variables diisi dengan variabel yang akan duji yaitu tinggi dan berat.
·     Untuk Grouping Variabel diisi dengan variabel gender. Bagian ini perlu didefiniskan lagi dengan meng-klik button Define Groups, sehingga tampak di layar :


§ Untuk Group 1 diisi dengan 1 yang berarti pria 
§ Untuk Group 2 diisi dengan 2 yang berarti wanita
§ Setelah selesai tekan Continue
·     Klik button Option, sehingga tampak :







    Pengisian :
§ Confidence Interval/Tingkat kepercayaan. Secara default disediakan tingkat kepercayaan 95%
§ Untuk Missing Values atau data yang hilang. Karena data yang ada lengkap maka biarkan pilihan Exlude cases anaysis by analysis
·     Tekan Contnue untuk menyelesaikan pengisian dan OK untuk mengakhiri prosedur analisis.

3)  Analisis:
·     Output bagian pertama
Pada bagian pertama terlihat ringkasan statistic dari kedua sampel. Untuk berat badan, gender pria (tanda 1) mempunyai berat rata-rata 66,457 kg, yang jauh di atas rata-rata berat badan wanita yaitu 49.557 kg. Sedangkan tinggi rata-rata pria adalah 169.3 cm yang juga lebih tinggi dari rata-rata wanita yang hanya 155.314 cm.
·     Output bagian kedua
    1. Tinggi badan
- Analisis menggunakan F Test
Hipotesis:
H0 = Kedua varians Populasi adalah identik (varians populasi tinggi badan pria dan       wanita             adalah sama)
H1 = Kedua varians Populasi adalah tidak identik (varians populasi tinggi badan                                  pria dan wanita adalah berbeda)
Pengambilan Keputusan:
·   Jika probabilitas > 0,05 , maka H0 diterima
·   Jika probabilitas < 0,05 , maka H0 ditolak
Keputusan:
Terlihat bahwa t hitung untuk Tinggi Badan dengan Equal Variance not assumed (diasumsi kedua varians tidak sama atau menggunakan separate variance test) adalah 5,826 dengan probabilitas 0,001. Oleh karena probabilitas < 0,05, maka H0 ditolak, atau kedua rata-rata (mean) tinggi badan pria dan wanita benar-benar berbeda, dalam artian Pria mempunyai rata-rata Tinggi badan yang lebih dari Wanita.

- Analisis dengan memakai t test untuk asumsi varians tidak sama
Hipotesis:
H0 = Kedua rata-rata populasi adalah identik (rata-rata populasi tinggi badan pria dan     wanita        adalah sama)
H1 = Kedua rata-rata populasi adalah tidak identik (rata-rata populasi tinggi badan pria dan          wanita adalah berbeda)
Berbeda dengan asumsi sebelumnya yang menggunakan varians sekarang pakai means.
Pengambilan Keputusan:
§  Jika probabilitas > 0,05 , maka H0 diterima
§  Jika probabilitas < 0,05 , maka H0 ditolak
Keputusan:
Terlihat bahwa untuk Tinggi Badan dengan Equal variance not assumed (diasumsikan kedua varians tidak sama atau menggunakan separate variance test) adalah 5,826 dengan probabilitas 0,001. Oleh karena probabilitas < 0,05, maka H0 ditolak, atau kedua rata-rata (mean) tinggi badan pria dan wanita benar-benar berbeda, dalam artian arat-rata tinggi badan pria lebih dari wanita
2. Berat Badan
- Analisis F test
Hipotesis:
H0 = Kedua varians Populasi adalah identik (varians populasi berat badan pria dan wanita                   adalah sama)
H1 = Kedua varians Populasi adalah tidak identik (varians populasi berat badan pria dan wanita          adalah berbeda)
Pengambilan Keputusan:
§   Jika probabilitas > 0,05, maka H0 diterima
§   Jika probabilitas < 0,05, maka H1 ditolak
Keputusan:
Terlihat bahwa F hitung untuk berat badan dengan Equal variance assumed (diasumsi kedua varians sama) adalah 4,345 dengan probabilitas 0,059. Oleh karena probabilitas > 0,05, maka H0 diterima, atau kedua varians sama.
- Analisis memakai t test
Hipotesis:
H0 = Kedua rata-rata Populasi adalah identik (rata-rata populasi berat badan pria dan wanita                   adalah sama)
H1 = Kedua rata-rata Populasi adalah tidak identik (rata-rata populasi berat badan pria dan                wanita adalah berbeda)
Pengambilan Keputusan:
§ Jika probabilitas > 0,05, maka H0 diterima
§ Jika probabilitas < 0,05, maka H0 ditolak
Keputusan:
Terlihat bahwa t hitung untuk Berat Badan dengan Equal variance assumed (diasumsi kedua varians sama) adalah 5,475 dengan probabilitas 0,037. Oleh karena probabilitas < 0,05, maka H0 ditolak, atau kedua rata-rata (mean) berat badan pria dan wanita benar-benar berbeda, dalam artian Pria mempunyai rata-rata Berat Badan yang lebih dari Wanita.

No comments:

Post a Comment